Peringkat para protagonis Assassin’s Creed Franchise dari terburuk hingga terbaik

Assassin's Creed

Setiap seri game Assassin’s Creed yang kita mainkan memiliki karakternya masing masing, mulai dari bajak laut hingga para revolusioner. Banyak hal yang membuat game ini sangat unik dan memorable, seperti kisah hidup karakter utamanya sendiri, dan hal lain seperti tempat penyimpanan kostum kece mereka. Jadi, sambil merayakan suksesnya perilisan Assassin’s Creed Origin, di sini LeJen membuat daftar para protagonis (tidak termasuk karakter utama di DLC ya ex: Adewale) yang akan di susun dari yang terburuk hingga yang terbaik.

Ratonhnhaké:ton

Connor Kenway

Seri Assassin’s Creed III

Ratonhnhak√©:ton atau nama resminya Connor Kenway bisa dijadikan salah satu karakter yang paling unik di serial Assassin’s Creed. Connor merupakan anak dari perempuan Indian dan ayah berkebangsaan Inggris. Ia terlahir di tengah-tengah perselisihan antara kedua kultur tersebut dan Connor sendiri menjadi tokoh yang berperan aktif dalam revolusi Amerika.

Baca juga:  Super Smash Bros. Akan Datang Ke Nintendo Switch!

Masalah utamanya adalah porsonalitas karakternya. Connor merupakan karakter yang sangat membosankan, memiliki sifat yang sangat berpegang teguh dengan pendiriannya, selalu merajuk, cemberut, dan mengeluh (agak edgy ea gan) di setiap petualangannya. Sikap itu membuat karakter Connor Kenway menempati karakter terburuk di game Assassin’s Creed.

Arno Victor Dorian

Arno Victor Dorian

Seri¬†Assassin’s Creed Unity

Seorang revolusioner lainnya, kali ini dalam lingkup Perancis. Arno terlahir di tengah keluarga kaya di Versailles, namun menjadi Assassin setelah membekam di Bastille, sebuah penjara Paris yang terkenal akan kekejamannya. Sekali lagi, seperti Connor, dia memiliki masa lalu yang menarik. Dia mulai sombong dan senang karenanya, namun kemudian ia terjatuh ke sisi gelap para Assassin. Seketika itu sifatnya tiba-tiba lenyap begitu saja.