Beginilah Cara Self-Driving Car Melihat Jalan

Setelah Waymo menuntut Uber karena diduga mencuri teknologi LIDAR-nya, kalian mungkin menganggap perusahaan self-driving car akan tetap menyembunyikan teknologi yang mereka punya. Sebagai gantinya, Waymo memamerkan kepada publik tentang bagaimana cara kerjanya teknologi yang mereka punya.

Sebagai bagian dari pengumuman yang dilakukan karena self-driving car dari Waymo telah mencapai jarak 5 juta mil di 25 kota di Amerika, Waymo juga membagikan sebuah video 360 derajat yang menampilkan tentang bagaimana self-driving car mereka “melihat” jalan yang dilaluinya, sehingga calon pembeli akan menjadi lebih yakin dan lebih nyaman untuk mengandalkan fitur self-driving car milik mereka.

Video tersebut menunjukkan versi “x-view” glamorized, data yang dikumpulkan dari mobil Waymo LIDAR, radar dan kamera yang digabungkan ke dalam peta jalan dan objek yang terus diperbarui. Sistem LIDAR milik Waymo menggunakan jutaan laser untuk membangun sebuah peta 360 derajat di sekitar mobil yang membentang hingga 300 meter, mendeteksi potensi bahaya dan panduan lalu lintas. Waymo dan Google Creative Lab bekerja sama untuk membuat video 360 derajat ini.

Baca juga:  Wired vs Wireless, Siapa yang Terbaik?

Ketika laser dan kamera Waymo mendeteksi sesuatu yang penting di dekatnya, seperti lampu lalu lintas atau pengendara sepeda, AI (artificial intelligent) Waymo menyoroti objek itu, memperhitungkan seberapa penting objek itu dan akan mengambil keputusan yang sesuai dengan semestinya. Ketika AI Waymo mendeteksi adanya kendaraan lain di jalur mobil, AI akan menentukan arah mobil melaju (perlu pindah lajur atau tidak) dan menentukan jarak aman bagi mobil yang diperbarui setiap saat.

Dalam video x-view non-VR lainnya, Waymo menunjukkan bagaimana mobil langsung mencoba untuk mengkarakterisasi hal-hal di sekitar mereka untuk memprediksi perilaku objek itu. Dan ketika berada di dekat rel kereta api, mobil diprogram untuk melihat palang penghalang yang biasa terdapat di perlintasan kereta api.

Baca juga:  Suka Main Hujan? Ini Smartphone Anti Air yang Wajib Kamu Punya

5 Juta Mil dan Terus Berlanjut

AI Waymo membutuhkan waktu enam tahun untuk mencapai sejuta mil pertama. Sekarang, yang kelima juta hanya membutuhkan waktu tiga bulan. Hari ini, Waymo mengklaim, mobilnya akan berusaha terus melaju sejauh mungkin dalam satu hari.

Waymo juga mengklaim bahwa bersamaan dengan uji coba dunia nyata, AI-nya telah mengalami 2,7 miliar “mil virtual” pengujian. Harapan Waymo adalah bahwa karena pemetaan jalan dan AI membaik, kecelakaan diharap akan terus menurun, dan orang akan merasa lebih aman mempercayai kehidupan mereka ke mobil mereka.

Demo x-view publik ini juga menyoroti pentingnya keamanan pada self-driving car pada umumnya. AI Waymo sangat bergantung pada penentuan apa suatu benda untuk memprediksi bagaimana ia akan bertindak atau bergerak; laporan baru-baru ini tentang potensi hacking AI yang berbahaya mencatat bahwa peretas dapat mencegah AI mobil untuk “melihat” jalan dan menyebabkan kecelakaan.